Trip to Mangrove

Taman Wisata Mangrove atau hutan Bakau merupakan destinasi wisata baru di kabupaten Pangandaran yang berada di Kecamatan Cijulang dan berada tidak jauh dari Pantai Batu Karas. Taman wisata ini terkenal dengan Jembatan Cintanya, dan sangat cocok bagi muda-mudi melakukan wisata ke tempat ini.




Trip To Langkaplancar

Langkaplancar merupakan salah satu Kecamatan di Kabupaten Pangandaran, dan memiliki potensi Perkebunan dan hasil pertanian, tetapi di sisi lain daerah sebagai penyumbang PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kabupaten Pangandaran, tetapi infrastruktur belum tersentuh secara maksimal, sebagaimana bisa dilihat dari penampakan infrastruktur seperti di bawah ini :



My Trip at Pangandaran

Salah satu Destinasi Wisata Di Kabupaten Pangandaran, Pantai Madasari

Sisi lain Pantai Madasari Cimerak

Pulau Penyu di Pantai Madasari Cimerak Pangandaran

Gerbang ke Samudra Hindia, di Pantai Madasari Cimerak Pangandaran


Antara Nikka Costa --- Broery Marantika --- dan Laura Pausini



Dikisahkan pada pertengahan tahun 1996 disebuah sekolah menengah pertama yang berada dibagian timur kabupaten XYZ, telah terjadi sebuah pertemuan yang menyebabkan dua insan memiliki magnet yang saling tarik menarik, sehingga mereka saling jatuh cinta dan mencoba saling menyayangi. Sebut saja sang lelaki sebagai ABC dan perempuan sebagai DEF, mereka mulai merajut kisah yang tidak mereka sangka akan berdampak ketika sudah dewasa.
Waktu berjalan seiring dengan kesibukan mereka sebagai pelajar dan juga intensitas pertemuan mereka di sela-sela kegiatan ekstrakulikuler yang menyebabkan mereka semakin dekat dan serasa saling memiliki, walaupun dilihat dari umur bisa dikatakan secara fisiologis dan psikologis mereka belum bisa dikatakan untuk membangun sebuah komitmen. Tapi, apa yang terjadi justru mereka semakin dalam dan semakin menghayati sebuah hubungan yang mereka rasa sangat indah untuk dinikmati. Walaupun mereka semakin intens dan intim dalam hubungan, tetap mereka bisa menjaga kehormatan dan harga diri masing-masing yang mana suatu saat nanti hal tersebut bisa dijadikan hadiah apabila dewasa kelak.
Waktu berjalan tanpa mereka sadari bahwa hubungan atau komitmen yang mereka buat akan menjadi sakit dirasakan oleh masing-masing, dan memasuki awal tahun 1997 sang lelaki sudah mulai kurang memperhatikan pasangannya, dikarenakan intensitas kegiatan ekstrakulikuler dan kegiatan organisasi sekolah sudah mulai dikurangi, pasalnya ABC harus sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian sekolah yang mana waktu tersebut tinggal hanya beberapa bulan saja. Tapi walaupun begitu sang lelaki tetap memberikan perhatiannya kepada pasangannya yang walaupun tidak se intens sebelumnya, dan berharap semoga DEF memahami kondisi tersebut. Dan pada waktunya ABC mengikuti ujian dan lulus di sekolah tersebut, dan coba mendaftar ke sekolah teknik ternama di kota HIJ dan diterima di Jurusan yang diharap, dan mulai kurang memperhatikan DEF.
Seiring dengan kesibukan di sekolah baru dan padatnya jadwal di sekolah teknik pada waktu sehingga menjadi kurang bisa memberikan atau menyisihkan waktu untuk DEF, tapi walaupun begitu ABC tetap mencoba menjaga komitmen yang telah dibangun dengan mencoba mendatangi sekolah dimana DEF masih bersekolah di sana, tapi apa lacur terkadang DEF seperti menghindar dan seperti sudah kehilangan rasa percaya kepada ABC walaupun ABC mencoba untuk mempertahankan komitmen tersebut, dank arena hal tersebut sempet terpikir oleh ABC sepertinya komitmen tersebut tidak bisa dilanjutkan dan ABC pun menyadari bahwa apa yang bisa dia banggakan dari dirinya untuk bisa dijadikan nilai sehingga DEF mau mempertahankan komitmennya, dan juga yang membuat ABC pesimis bahwa DEF di isukan telah memiliki pasangan lain yang mempunyai nilai lebih dari ABC secara fisik maupun secara financial, walaupun tidak secara langsung menanyakan kebenaran kepada DEF dan ini merupakan awal dari keboddohan dan kecerobohan ABC.
Kemudian karena kesibukan dan juga karena suatu hal memaksa ABC pada tahun 1997-1998 harus pindah domisili di wilayah kota HIJ selama setahun, dan hal ini juga yang membuat ABC bisa sedikit melupakan ABC, dan sehingga jarak antara ABC dan DEF menjadi sangat jauh dan kurang memungkinkan untuk intensif mempertahankan hal tersebut, sakit ya sakit dirasa oleh ABC karena tidak bisa menjaga melanjutkan komitmen yang telah dibangun, dan mulai dari sini status mereka menjadi gantung dan penuh ketidak jelasan mereka berpisah tanpa ada sebuah keputusan yang jelas. Sehingga sampai pada akhrnya ABC tamat sekolah pun sudah hilang memory akan DEF yang pernah mengisi relung hatinya, dan juga ABC semakin intens dan lebih focus kepada masa depannya kelak, dan mempunyai cita-cita jika sudah bisa sukses atau minimal memiliki pekerjaan berniat akan menjemput DEF untuk dijadikan pasangan hidupnya. Pada pertengahan tahun 2000, ABC telah menamatkan pendidikan di sekolah teknik favorit di kota HIJ, ABC mencoba peruntungan untuk melamar pekerjaan di sebuah Universitas di Kota HIJ, yang walaupun dengan susah payah ABC harus menerima dan gugur di tes akhir, yaitu wawancara kerja.
Tak sampai disitu ABC belum berniat melanjutkan ke perguruan tinggi, karena juga seiring dengan harapan orang tua ABC harus bisa masuk militer, dan hal ini juga harus kandas karena secara fisik ABC kurang proportional untuk menjadi anggota militer, walaupun sudah tiga kali daftar tetap saja tidak bisa lolos, dan juga tidak adanya dukungan financial seperti yang lainnya, perlu diketahui bahwa pada waktu tingkat KKN di Negeri yang katanya makmur ini sangat kental sekali dan tidak bisa sembarang orang bisa menggapai cita-citanya dengan tangan kosong. Setelah tiga kali gagal di militer, ABC mencoba di sipilnya yaitu mencoba daftar di Instansi BPS (Badan Statistik), dan hal ini juga tetap gagal (hehehe…… ternyata ABC nasibnya kurang beruntung).
Dan kembali ke kisah asmara ABC, karena sudah lupa akan DEF yang pernah mengisi relung hatinya, selepas lulus SMK mencoba membangun komitmen dengan sebut saja JKL yang merupakan teman sekampung, dan sialnya namanya sama dengan DEF, tapi tak apalah yang penting bisa mengobati sakit yang dirasa oleh ABC karena sikap dari DEF waktu lalu, seiring berjalan waktu mereka intens yang walaupun tidak lama kurang lebih sekitar 4-6 bulan saja, dan ini kandas dikarenakan posisi JKL sudah bekerja sedangkan ABC masih pengangguran atau belum memiliki aktivitas, sekolah tidak bekerja pun tidak sama sekali, hanya mengandalkan dari mengajar dari universitas di kecamatan JTR, dan juga dorongan orang tua serta keluarga JKL akhirnya mereka tidak meneruskan komitmen yang dibangun, dan juga memang tetap saja ABC selalu polos dan tidak bisa dewasa dalam menyikapi suatu hal.
Terlepas dari semua itu, akhirnya ABC memutuskan untuk menetap di sebuah masjid dan mencoba untuk menjadi pengajar di sebuah TPA di sekitar tempat tinnggalnya, dan sempat juga ditawari untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi Islam tanpa harus mengeluarkan biaya sedikitpun oleh seorang pengasuh acara pengajian di sebuah radio di kota HIJ, tapi ABC menolaknya karena ingin mencoba berasal dari usaha sendiri. Oh iya, perlu diketahui ABC juga karena memang memiliki latar belakang teknik dan sedikit memahami IT pernah mengajar di sebuah universitas di wilayah kecamatan JTR dan sorenya mengajar di TPA. Kemudian seiring berjalannya waktu, pemilik atau pimpinan yayasan memperhatikan ABC agar bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, yang walaupun sebelumnya ABC tidak memiliki minat untuk melanjutkan karena melihat kondisi orang tua yang hidup serba kekurangan, tapi mungkin karena sehari-hari bergaul dengan mereka yang telah kuliah dan terkadang juga di ajak masuk ikut perkuliahan bersama teman-teman di yayasan, akhirnya membuat ABC tertarik untuk kuliah, dan disarankan agar masuk ke PTN ABC untuk mengikuti Bimbingan Belajar di SSC dengan harapan bisa diterima di PTN favorit, tapi apa lacur karena kurang beruntung ABC tidak bisa masuk ke PTN tersebut dan merasa malu sehingga ABC memutuskan untuk mengikuti ujian di Universitas Islam Negeri di Kota HIJ. Yang walaupun berlatar belakang dari teknik, ABC akhirnya bisa masuk pada jurusan pilihan 2 yang kurang diminati, tapi hal ini merupakan rahasia allah yang tidak disadari ABC. Pada tahun 2001 ABC mulai berkuliah di kampus tersebut, walaupun dengan keterbatasan financial ABC tetap semangat kuliah, dan untuk memenuhi kebutuhan kuliah ABC mencoba bekerja paruh waktu pada sebuah rental atau penyewaan computer dengan berbagai pelayanan jasa, dan hal ini tidak diras berat oleh ABC karena memiliki skill tersebut, dan hal ini bisa sedikit membantu kebutuhan financial untuk kuliah dan walau hanya berjalan hanya 1-2  tahun saja kalau tidak salah, dan juga memang dengan meningkatnya tingkat kesibukan kegiatan perkuliahan dan kegiatan organisasi kampus juga, perlu diketahui ABC aktif di kegiatan intra dan ekstra kampus juga.
Meski dari teknik, ABC bisa menguasi perkuliahan yang notabene mayoritas mata kuliah adalah maple di pesantren, dan bisa memperoleh IPK tertinggi di kelas, dan memperoleh hadiah dari jurusan yaitu berupa beasiswa dari Bank Indonesia yang walaupun nilainya tidak besar, tapi untuk ukuran mahasiswa dirasa cukup bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari kuliah, dan ini berlangsung sampai 4 semester, karena jatahnya diberikan kepada adik kelas yang sama memiliki prestasi.
Dan pada tahun 2002, ABC kembali terusik memory dan perasaan hatinya yang kembali membuat hatinya gundah gulana dan penuh pertanyaan dibenaknya ada apa gerangan dan maksud apa DEF kembali dating dan menghampiri ABC yang pada waktu itu DEF juga baru masuk perkuliahan di sebuah kampus jurusan perhotelan di kota HIJ, dan mereka pun bertemu disebuah masjid dimana ABC tinggal, dan dengan penuh harap akan kepastian dari seorang ABC, DEF rela mendatangi ABC untuk mendapatkan sebuah kepastian jalan hidup, datang dengan kesendirian dan berharap semoga ABC masih menyimpan rasa yang telah dibangun 5 tahun lalu dan berharap untuk menuju sebuah keseriusan. Tapi apa lacur, kembali dengan polosnya dan bodohnya tidak bisa memahami apa yang DEF inginkan dan ini merupakan kesalahan fatal untuk kesekian kalinya, yang mana hal ini menjadikan ABC menyesal dalam hidupnya saat ini, dan begitupun yang dirasakan DEF hanya mendapat harapan kosong dari ABC dan membuat DEF berkesimpulan bahwa ABC tidak bisa meyakinkan DEF untuk bisa menjalin hubungan ke arah yang lebih serius dan menjanjikan masa depan.
Tak sampai disitu, ABC pun tidak mau kalah dan ketinggalan karena mungkin adanya rasa cinta dan sayang yang masih tersimpan didalam hati, perasaan dan memorynya kepada DEF, ABC pun mencoba mendatangi DEF ke rumahnya, dengan niat untuk melakukan pendekatan kembali dan berharap DEF masih menerima cintanya, karena ketika DEF datang ke ABC, ABC tidak menyadari bahwa hari itu merupakan sebuah awal yang harus dibangun bersama tapi mungkin dengan kepolosan dan kebodohan ABC hal tersebut tidak disadari dan dianggap sebagai say hello saja karena DEF hanya menyempatkan waktu dari kegiatan perkuliahannya. Kembali kepada, ABC yang mencoba untuk mempertanyakan kembali rasa itu, tapi apa daya ABC pun sama pulang dengan harapan kosong dan tanpa ada sebuah keputusan yang jelas bagaimana kelanjutannya, mungkin sudah kecewa atau memang sudah memiliki orang yang telah memberikan kepastian kepadanya, DEF pun acuh tak acuh ketika ABC datang ke rumah dan seolah-olah menghindar, yang membuat ABC begitu kecewa dan sakit akan kondisi seperti itu, yang akhirnya membuat sebuah keputusan untuk tidak mengingat kembali DEF dan menghapus semua memory dan perasaan yang pernah ada dan dirasakan ABC.  Dan tetap status pun tidak berubah, masih saja terkatung-katung tanpa ada keputusan yang pasti lanjut atau berakhir di hari itu.
Back to normally life, dan seiring berjalan waktu sedikit demi sedikit ABC mulai menghapus semuanya, dan mulai tumbuh ketertarikan kepada teman kampus dan sekelas walau hanya berumur se umur jagung tapi bisa sedikit mengobati rasa sakit yang dirasa, yang walaupun pada akhirnya harus kandas kembali karena suatu hal yang tidak dimengerti, mungkin karena ABC masih kuliah dan belum memiliki penghasilan sedangkan perempuan yang sebut saja namanya ER mengharapkan sebuah kepastian jaminan hidup di masa depan, sehingga memutuskan memilih orang yang bisa menjanjikan masa depan yaitu orang yang dijadikan tempat curhat atau sekedar sharing yang merupakan dosen ABC sendiri sebut saja DES, dan ini pun menjadikan ABC menjadi drop dan langsung tdk memiliki semangat untuk melanjutkan kuliah, yang berdampak tadinya kuliah memiliki target bisa diselesaikan dalam 7 semester, ternyata harus diselesaikan dengan waktu 16 semester atau sekitar 8 tahun ini pun berkat dorongan istri dari ABC.
Ouh ya, ABC menikah dengan OR pada sekitar pertengahan 2007, tapi sebelumnya ABC mulai membangun komitmen sekitar tahun 2004 pasca sakit hati oleh ER yang merupakan teman kuliah. ABC kembali ke kampung halaman dan tidak berniat melanjutkan kuliah, padahal waktu itu hanya tinggal mengikuti sidang skripsi saja, karena perlu diketahui juga bahwa ABC merupakan orang yang paling pertama menyelesaikan perkuliahan tanpa ada remedial atau her, dan malahan yang menjadi lucu ABC dianggap paling pertama lulus karena sejak 2005 sudah menghilang diperedaran kampus. ABC mulai membangun komitmen dengan tetangga ABC tinggal bahkan yang paling lucu adalah bahwa OR ini merupakan adik dari sahabat ABC sejak smp, dan bahkan ABC sudah dianggap anak oleh mertua ABC sejak smp, dan bahkan smp sampai sma kelas 1 ABC tidak pernah tinggal di rumah sendiri tapi di rumah OR yang menjadi istri saat ini, di sela sambil menunggu waktu perkawinan ABC dengan OR, ABC mencoba bekerja di sebuah server penjualan pulsa terbesar di JTR yang mana pada waktu memiliki jabatan sebagai Administrator system, dan lumayan memiliki penghasilan yang dirasa cukup untuk seorang bujangan, dari 2005 ABC bekerja sampai pada pertengahan 2007 atau sebelum menikah.
Pada akhir tahun 2007 OR atau istri ABC memberikan dorongan serta spirit agar ABC bisa menyelesaikan pendidikan yang mana tinggal selangkah lagi, OR rela menjual perhiasan mas kawin dari ABC yang walaupun tidak seberapa untuk biaya penyelesaian kuliah. Maka pada bulan april 2008 akhirnya ABC bisa mengikuti sidang skripsi dan bisa menyandang gelar sarjana pada tanggal 28 april 2008, walaupun skripsi yang disidangkan harus dilakukan revisi disana sini, tapi tidak menjadi halangan untuk bisa diselesaikan, akhirnya pada 15 agustus 2008 ABC di wisuda, dengan didampingi OR istri yang pada waktu itu usia kandungan OR sudah mencapai 8 bulan dan diperkirakan HPL tanggal 13 September 2008 dan ternyata lahir pada tanggal 06-09-2008, maju dari HPL bidan dan dokter kandungan, dan anak lahir pada waktu itu melengkapi kebahagiaan ABC dan OR, pertama lulus kuliah dan kedua telah memiliki keturunan pertama seorang bayi perempuan.
Tidak sampai disitu, ketika anak pertama lahir untuk melengkapi kebahagiaan, dan memang ABC pun dituntut untuk bertanggung jawab menafkahi istri dan anak yang baru lahir, ABC ditarik sebagai perangkat desa di sebuah desa dimana ABC tinggal, dan ABC bisa bersyukur karena bisa membantu serta bisa memenuhi tanggung jawa sebagai kepala keluarga dari penghasilan ABC dari bekerja disebuah institusi pemerintahan tersebut, berselang 5 bulan dari kelahiran anak ABC pun mendapat tawaran untuk menjadi pengajar disebuah sekolah SMP dan SMA di kec. RCK, yang pada waktu itu walaupun sudah wisuda, ABC masih belum memiliki legalitas formal sebagai seorang sarjana, karena pada waktu ijazah belum diambil karena harus ditukarkan dengan skripsi yang telah direvisi dari hasil sidang skripsi, dank arena tuntutan administrasi pendidikan dan juga sebagai syarat sebagai seorang guru, akhirnya pada agustus 2009 ABC bisa mengambil ijazah yang kelak ijazah tersebut bisa sangat berguna digunakan untuk melamar pekerjaan yang lebih menjanjikan untuk masa depan.
Walaupun sudah memiliki pekerjaan yang mana meskipun hasil yang didapat tidak begitu menjanjikan, ABC tetap menjalaninya dan menikmatinya, dan juga mungkin karena ABC selalu tidak puas dengan satu hal dan juga sudah ada dukungan legalitas formal dari gelar kesarjanaan yang disandang, maka ijazah tersebut dijadikan modal untuk melamar pekerjaan yang menjanjikan.
Sejak diterima ijazah, terhitung sudah 6 kali ABC mengikuti tes menjadi pegawai negeri yang mana yang 5 kali ABC selalu kandas di tes tersebut, bisa disebutkan ABC melamar di 3 (tiga) Pemerintah daerah, dan 3 (tiga) kali instansi pusat, yang pada akhirnya pada tes terakhir ABC bisa lulus dan diterima pada satu Pemerintah Daerah di pesisir pantai selatan pada akhir tahun 2014.
Dan entah kenapa ABC sejak diterima di satu Pemda, kembali teringat DEF yang pernah hadir dan mengisi ruang hati ABC 18 tahun yang lalu, tepatnya bulan april sampai akhir ABC semakin intens mencari keberadaan DEF, tapi sebetulnya sudah 3 tahun kebelakang sudah mencari informasi keberadaan DEF, dengan bertanya kepada teman seangkatan ABC juga teman seangkatan DEF, bahkan tetangga DEF sendiri, tetapi semakin kuat sejak bulan april ABC mencari sekedar untuk menanyakan kabar dan keadaan DEF sekarang dan untuk menginformasikan bahwa ABC sudah bisa merintis jalan hidupnya. Entah kenapa pencarian sangat begitu mudahnya, yang pada akhirnya pada akhir bulan juli sudah bisa menemukan kontak DEF pada sebuah Sosial Media dan yakin ABC bahwa itu DEF yang pernah dikenalnya, walaupun dengan sedikit rasa ragu dan was-was takutnya DEF merasa terganggu, tapi  ABC paksakan untuk mengontaknya walaupun dengan perasaan takut, tapi akhirnya berselang 2 minggu, DEF merespon pesan yang disampaikan dan mulai mengkonfirmasi pertemanan.
Dan sejak itu mereka berkomunikasi tidak lagi menggunakan social media, tetapi dengan menggunakan telpon, yang walaupun hanya sekedar menanyakan kabar masing-masing dan kondisi masing-masing, dan meyakinkan bahwa itu pribadi-pribadi yang saling kenal sebelumnya. Semakin hari semakin intens komunikasi yang dibangun, yang walaupun masing-masing masih menjaga  jarak karena masing-masing telah memiliki pasangan, tapi anehnya hal itu tidak jadi halangan bagi mereka untuk selalu komunikasi dan berhubungan, entah kenapa dari dampak komunikasi yang semakin intens tersebut, menumbuhkan benih-benih cinta kembali yang pernah rasakan sebelumnya, tetapi sekarang ini menjadi semakin dahsyat, dan mulai membuat sebuah komitmen yang secara logis dan legal formal tidak mungkin bisa dilakukan, tapi mereka tidak memperdulikannya yang penting mereka saat ini merasa nyaman dan bahagia ketika sudah dipertemukan kembali, dan mereka pun sadar bahwa hal ini merupakan sebuah dilema, kisah mereka merupakan rentetan sebuah lagu dari Nikka costa (FisrtLove)------- Broery Marantika (Rindu Terlarang) ----- dan ungkapan LauraPausini (Its No Goodbye), dan hal ini mereka rasa sebagai awal dari sebuah harapan yang tertunda 18 tahun yang lalu, tanpa memperdulikan hal tersebut hubungan mereka semakin intens dan sudah mengarah kepada hal yang lebih serius dan mencoba membangun kembali sebuah komitmen akan perasaan mereka yang telah pendam selama belasan tahun, dan cerita ini pun belum berakhir dan masih berlanjut. Dan mungkin rangkaian kisah dari tulisan ini pun akan berlanjut dan bertambah halaman dari kisah yang mereka alami, dan mungkin akan ditambahkan seiring berjalannya waktu.


Pengalaman pribadi ABC Seperti dikisahkan oleh ABC dalam sela-sela obrolan sore sambil menikmati segelas kopi hitam dan sebatang rokok.
[Paragraf baru untuk kisah selanjutnya]